Kamis, 17 Mei 2012

TUGAS PKN!

Pembaruan Kebijakan Pemakaian akan mulai berlaku secara efektif tanggal 25 Mei 2012. Baca lebih lanjut.


Kompetisi menulis di Wikipedia bahasa Jawa Papat Limpad 2012 sebagai proyek kerjasama Wikimedia Indonesia dengan UI, UGM, UNY, Undip, Unnes, dan IKIP PGRI Semarang berlangsung 7 Mei 2012 hingga April 2013.

Daftar partai politik di Indonesia Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebasBelum DiperiksaLangsung ke: navigasi, cari Indonesia





Artikel ini adalah bagian dari seri:

Politik dan pemerintahan

Indonesia





--------------------------------------------------------------------------------



Pancasila





UUD 1945





--------------------------------------------------------------------------------



LegislatifMajelis Permusyawaratan Rakyat

Dewan Perwakilan Rakyat

Dewan Perwakilan Daerah

EksekutifPemerintah

Presiden (Daftar)

Susilo Bambang Yudhoyono

Wakil Presiden (Daftar)

Boediono

Kementerian

Lembaga pemerintah nonkementerian

Lembaga nonstruktural

Perwakilan luar negeri

YudikatifMahkamah Agung

Mahkamah Konstitusi

Komisi Yudisial

InspektifBadan Pemeriksa Keuangan

DaerahPemerintahan daerah

Daftar provinsi

Pemilihan umumPemilihan umum

Pemilu Legislatif 2009

Pemilu Presiden 2009

Partai politikDaftar Partai politik





--------------------------------------------------------------------------------

Negara lain · Atlas

Portal politik

lihat • bicara • sunting



Berikut adalah daftar partai politik (parpol) di Indonesia, disusun berdasarkan keikutsertaannya dalam pemilihan umum.



Daftar isi [sembunyikan]

1 Pemilu 1955

2 Pemilu 1971

3 Pemilu 1977-1997

4 Pemilu 1999

5 Pemilu 2004

6 Pemilu 2009

6.1 Partai politik nasional

6.2 Partai politik lokal Aceh

7 Referensi

8 Lihat pula

9 Pranala luar





[sunting] Pemilu 1955Pemilu 1955 diikuti oleh 172 kontestan partai politik. Empat partai terbesar diantaranya adalah: PNI (22,3 %), Masyumi (20,9%), Nahdlatul Ulama (18,4%), dan PKI (15,4%).



[sunting] Pemilu 1971Pemilu 1971 diikuti oleh 10 kontestan, yaitu:



1.Partai Katolik

2.Partai Syarikat Islam Indonesia

3.Partai Nahdlatul Ulama

4.Partai Muslimin Indonesia

5.Golongan Karya

6.Partai Kristen Indonesia

7.Partai Musyawarah Rakyat Banyak

8.Partai Nasional Indonesia

9.Partai Islam PERTI

10.Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia

[sunting] Pemilu 1977-1997Pemilu 1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997 diikuti oleh 3 kontestan yang sama, yaitu:



1.Partai Persatuan Pembangunan

2.Golongan Karya

3.Partai Demokrasi Indonesia

[sunting] Pemilu 1999Pemilu 1999 diikuti oleh 48 partai politik, yaitu:



1. Partai Indonesia Baru

2. Partai Kristen Nasional Indonesia

3. Partai Nasional Indonesia - Supeni

4. Partai Aliansi Demokrat Indonesia

5. Partai Kebangkitan Muslim Indonesia

6. Partai Ummat Islam

7. Partai Kebangkitan Ummat

8. Partai Masyumi Baru

9. Partai Persatuan Pembangunan

10. Partai Syarikat Islam Indonesia

11. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

12. Partai Abul Yatama

13. Partai Kebangsaan Merdeka

14. Partai Demokrasi Kasih Bangsa

15. Partai Amanat Nasional

16. Partai Rakyat Demokratik

17. Partai Syarikat Islam Indonesia 1905

18. Partai Katolik Demokrat

19. Partai Pilihan Rakyat

20. Partai Rakyat Indonesia

21. Partai Politik Islam Indonesia Masyumi

22. Partai Bulan Bintang

23. Partai Solidaritas Pekerja

24. Partai Keadilan



Templat:Col-1



25. Partai Nahdlatul Ummat

26. Partai Nasional Indonesia - Front Marhaenis

27. Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia

28. Partai Republik

29. Partai Islam Demokrat

30. Partai Nasional Indonesia - Massa Marhaen

31. Partai Musyawarah Rakyat Banyak

32. Partai Demokrasi Indonesia

33. Partai Golongan Karya

34. Partai Persatuan

35. Partai Kebangkitan Bangsa

36. Partai Uni Demokrasi Indonesia

37. Partai Buruh Nasional

38. Partai Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong

39. Partai Daulat Rakyat

40. Partai Cinta Damai

41. Partai Keadilan dan Persatuan

42. Partai Solidaritas Pekerja Seluruh Indonesia

43. Partai Nasional Bangsa Indonesia

44. Partai Bhinneka Tunggal Ika Indonesia

45. Partai Solidaritas Uni Nasional Indonesia

46. Partai Nasional Demokrat

47. Partai Ummat Muslimin Indonesia

48. Partai Pekerja Indonesia





[sunting] Pemilu 2004Pemilu 2004 diikuti oleh 24 partai politik, yaitu:



Templat:Col-1





1. Partai Nasional Indonesia Marhaenisme

2. Partai Buruh Sosial Demokrat

3. Partai Bulan Bintang

4. Partai Merdeka

5. Partai Persatuan Pembangunan

6. Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan

7. Partai Perhimpunan Indonesia Baru

8. Partai Nasional Banteng Kemerdekaan

9. Partai Demokrat

10. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia

11. Partai Penegak Demokrasi Indonesia

12. Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia



Templat:Col-1



13. Partai Amanat Nasional

14. Partai Karya Peduli Bangsa

15. Partai Kebangkitan Bangsa

16. Partai Keadilan Sejahtera

17. Partai Bintang Reformasi

18. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

19. Partai Damai Sejahtera

20. Partai Golongan Karya

21. Partai Patriot Pancasila

22. Partai Sarikat Indonesia

23. Partai Persatuan Daerah

24. Partai Pelopor





[sunting] Pemilu 2009Pemilu 2009 diikuti oleh 38 partai politik nasional dan 6 partai politik lokal Aceh, yaitu:[1]



[sunting] Partai politik nasional1.Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)

2.Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB)*

3.Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI)

4.Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN)

5.Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)

6.Partai Barisan Nasional (Barnas)

7.Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)*

8.Partai Keadilan Sejahtera (PKS)*

9.Partai Amanat Nasional (PAN)*

10.Partai Perjuangan Indonesia Baru (PIB)

11.Partai Kedaulatan

12.Partai Persatuan Daerah (PPD)

13.Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)*

14.Partai Pemuda Indonesia (PPI)

15.Partai Nasional Indonesia Marhaenisme (PNI Marhaenisme)*

16.Partai Demokrasi Pembaruan (PDP)

17.Partai Karya Perjuangan (PKP)

18.Partai Matahari Bangsa (PMB)

19.Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI)*

20.Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK)*

21.Partai Republika Nusantara (RepublikaN)

22.Partai Pelopor*

23.Partai Golongan Karya (Golkar)*

24.Partai Persatuan Pembangunan (PPP)*

25.Partai Damai Sejahtera (PDS)*

26.Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia (PNBK Indonesia)

27.Partai Bulan Bintang (PBB)*

28.Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)*

29.Partai Bintang Reformasi (PBR)*

30.Partai Patriot

31.Partai Demokrat*

32.Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI)

33.Partai Indonesia Sejahtera (PIS)

34.Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU)

35.Partai Merdeka

36.Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI)

37.Partai Sarikat Indonesia (PSI)

38.Partai Buruh

Catatan: Tanda * menandakan partai yang mendapat kursi di DPR pada Pemilu 2004.



[sunting] Partai politik lokal Aceh1.Partai Aceh Aman Seujahtra (PAAS)[2]

2.Partai Daulat Aceh (PDA)

3.Partai Suara Independen Rakyat Aceh (SIRA)

4.Partai Rakyat Aceh (PRA)[3]

5.Partai Aceh (PA)

6.Partai Bersatu Aceh (PBA)

[sunting] Referensi1.^ "Partai-partai Pemilu 2009 ", (Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia), 9 Juli 2012.

2.^ "Partai Lokal di Aceh ", (Blog Abuafatah).

3.^ "Partai Rakyat Aceh ", (Partai Rakyat Aceh), 16 Juli 2012.

[sunting] Lihat pulaPemilihan Umum di Indonesia

[sunting] Pranala luar(Indonesia) Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia

(Indonesia) Komisi Pemilihan Umum

(Indonesia) Pemilu Indonesia

(Indonesia) Pusat Informasi Partai Politik Indonesia Pemilu

Wikisource memiliki naskah sumber yang berkaitan dengan artikel ini:

Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2002



l • b • sPartai politik di Indonesia



Partai di DPR Partai Demokrat · Partai Golongan Karya · Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan · Partai Keadilan Sejahtera · Partai Amanat Nasional · Partai Persatuan Pembangunan · Partai Kebangkitan Bangsa · Partai Gerakan Indonesia Raya · Partai Hati Nurani Rakyat



Partai non-DPR Partai Karya Peduli Bangsa · Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia · Partai Peduli Rakyat Nasional · Partai Barisan Nasional · Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia · Partai Perjuangan Indonesia Baru · Partai Kedaulatan · Partai Persatuan Daerah · Partai Pemuda Indonesia · Partai Nasional Indonesia Marhaenisme · Partai Demokrasi Pembaruan · Partai Karya Perjuangan · Partai Matahari Bangsa · Partai Penegak Demokrasi Indonesia · Partai Demokrasi Kebangsaan · Partai Republika Nusantara · Partai Pelopor · Partai Damai Sejahtera · Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia · Partai Bulan Bintang · Partai Bintang Reformasi · Partai Patriot · Partai Kasih Demokrasi Indonesia · Partai Indonesia Sejahtera · Partai Kebangkitan Nasional Ulama · Partai Merdeka · Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia · Partai Sarikat Indonesia · Partai Buruh · Partai Rakyat Demokratik · Partai NasDem · Partai Serikat Rakyat Independen · Partai Nasional Republik



Partai lokal Aceh Partai Aceh Aman Seujahtra · Partai Daulat Aceh · Partai Suara Independen Rakyat Aceh · Partai Rakyat Aceh · Partai Aceh · Partai Bersatu Aceh



Partai masa lalu Partai Demokrasi Indonesia · Partai Komunis Indonesia · Partai Nasional Indonesia · Majelis Syuro Muslimin Indonesia · Persatuan Tarbiyah Islamiyah · Persatuan Rakyat Marhaen Indonesia · Partai Kristen Indonesia · Partai Sosialis Indonesia · Partai Sarekat Islam Indonesia · Partai Buruh Indonesia · Murba · Partai Persatuan Dayak · Partai Rakyat Nasional · Partai Tani Indonesia · Partai Sosialis Indonesia · Partai Rakjat Sosialis · Partai Buruh (1949) · Partai Acoma · Partai Rakyat Indonesia Merdeka · Nahdlatul Ulama · Partai Katolik · Partai Kebangkitan Muslim Indonesia · Partai Ummat Muslimin Indonesia



Lihat pula: Pemilihan umum di Indonesia



l • b • s Topik Indonesia



Sejarah Nusantara Prasejarah ·Kerajaan Hindu-Buddha ·Kerajaan Islam ·Era Portugis ·Era VOC ·Era Belanda ·Era Jepang ·Era Kemerdekaan ·



Sejarah Indonesia Sejarah nama Indonesia ·Proklamasi ·Masa transisi ·Era Orde Lama (Dekrit Presiden ·Demokrasi Terpimpin ·Gerakan 30 September) ·Era Orde Baru (Supersemar ·Integrasi Timor Timur ·Gerakan 1998) ·Era reformasi ·



Geografi Bendungan & Waduk ·Danau ·Fauna ·Flora ·Gunung ·Gunung berapi ·Pegunungan ·Pulau ·Selat ·Sungai ·Taman nasional ·Terumbu karang ·Titik-titik garis pangkal ·



Politik dan

pemerintahan Pemerintah ·Presiden ·Kementerian ·MPR ·DPR ·DPD ·MA ·MK ·KY ·BPK ·Perwakilan di luar negeri ·Kepolisian ·Militer ·Lembaga pemerintahan ·Administratif ·Provinsi ·Kabupaten/Kota ·Hubungan luar negeri ·Hukum ·Undang-Undang ·Pemilu ·Partai politik ·Kewarganegaraan Indonesia ·



Ekonomi Perusahaan ·Pariwisata ·Transportasi ·Pasar modal ·Bank ·BUMN ·BEI ·BBJ ·



Demografi Suku ·Bahasa ·Agama ·Nama Indonesia ·Tokoh ·



Budaya Seni (Film ·Tari ·Sastra ·Musik ·Lagu) ·Masakan ·Mitologi ·Pendidikan ·Olahraga ·Busana daerah ·Arsitektur (Bandar udara ·Pembangkit listrik) ·



Simbol Sang Saka Merah Putih ·Garuda Pancasila ·Ibu Pertiwi ·Nusantara ·



Keanekaragaman

hayati Bunga ·Binatang ·Burung ·Ikan ·Tumbuhan ·



Lainnya Media ·Telekomunikasi (Televisi nasional ·Televisi lokal) ·Tanda kehormatan ·Kode telepon ·Hari penting ·



Portal Indonesia



Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Daftar_partai_politik_di_Indonesia&oldid=5443399"

Kategori: Partai politik di IndonesiaDaftar bertopik IndonesiaAkun

Masuk log / buat akunRuang nama

HalamanPembicaraanVarianHalaman

BacaSuntingVersi terdahuluTindakan

Pencarian

Navigasi

Halaman UtamaPerubahan terbaruPeristiwa terkiniHalaman sembarangKomunitasWarung KopiPortal komunitasBantuanWikipediaTentang WikipediaPancapilarKebijakanMenyumbang

Cetak/eksporBuat bukuUnduh versi PDFVersi cetak

PeralatanPranala balikPerubahan terkaitHalaman istimewaPranala permanenKutip halaman ini

Bahasa lainEnglishBasa JawaBasa BanyumasanBahasa MelayuHalaman ini terakhir diubah pada 13.01, 25 April 2012.

Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.

Kebijakan privasiTentang WikipediaPenyangkalanTampilan seluler

Jumat, 12 Agustus 2011

Selasa, 21 September 2010

tabus- busana tradisional

1. Busana daerah sumut

Bila dipakai oleh laki-laki bagian atasnya disebut ande-hande, sedangkan bagian bawahnya disebut singkot. Sebagai penutup kepala disebut tali-tali, bulang-bulang, sabe-sabe atau detar.

Bila ulos dipakai oleh perempuan Batak Toba, bagian bawah disebut haen, dipakai hingga batas dada. Untuk penutup punggung disebut hoba-hoba, dan bila dipakai berupa selendang disebut ampe-ampe. Untuk tutup kepala disebut saong.

Jumat, 28 Mei 2010

Sabtu, 22 Mei 2010

tabus-,-



Mantel adalah nama kerja 'pembuat dari mantel dan jubah'. Nama itu berasal dari kata mantele Prancis Lama, dan dibawa ke Inggris setelah penaklukan Norman pada 1066.


Jas (bahasa Belanda: jas) adalah pakaian resmi model Eropa, berlengan panjang dan dipakai di luar kemeja. Setelan jas (bahasa Inggris: suit) atau hanya disebut setelan sedikitnya terdiri dari sebuah jas dan sebuah celana panjang yang dibuat dari kain yang yang sama. Berdasarkan jumlah baris kancing di bagian depan, jas terdiri dari jas kancing sebaris (single breasted) dan jas kancing dua baris (double breasted).

Rabu, 21 April 2010

rangkuman ipp

BAB 1. KEKUATAN YANG ADA PADA DIRI ANDA

Semua berawal dari mimpi, mimpi akan hal-hal yang besar. Namun, karenakeasyikan bermimpi, jutaan oranglupa bahwa kita adalah tuan atas hidup kita dan pencipta nasib kita sendiri. Akan tetapi, banyak orangyang berhenti berfikir bahwa mimpi dan tujuan yang dapat digapai, namun tidakyakin dengan cara yang ditempuh untuk menggapai mimpi dan tujuan itu.

Banyak orang yang tergoda untuk mengabaikan mimpi dan tujuan mereka sebelum mereka benar-benar berusaha mencapainya karena ada rasa takut dalam diri mereka.

Ada saat dimana Anda harus menerima kritikan orang lain, ada pula saat dimana Anda harus melawan atau mengabaikan kritikan tersebut. Terkadang, Anda harus membiarkan orang lain memberikan masukan atau saran positif kepada Anda. Percaya kepada diri Anda, dan berusahalah untuk mandiri.

BAB 2. KEKUATAN KEPUTUSAN

Didalam diri Anda terdapat kekuatan yang sangat besar dan keputusan yang Anda buat adalah sarana untuk melepaskan kekuatan itu.

Keputusan adalah kekuatan yang dapat mengubah perjalanan hidup Anda. Kegagalan dimulai dari keputusanyang buruk dan salah. Ketika Anda ,melawan perasaan takut dan keraguan, saat itulah Anda mulai mengarahkan hidup Anda pada jalur keberhasilan. Namun, membuat suatu keputusan dibutuhkan waktu yang cukup lama.

Presiden Theodore Roosevelt menyatakan, “orang yang tidak pernah membuat kesalahan tidak akan pernah membuat kemajuan”


BAB 3. INGINKAN YANG TERBAIK DARI DIRI ANDA

Ketika seseorang hanya tertarik pada tujuan dan tidak memiliki komitmen pada tujuan itu, maka mereka hanya bertidak bahwa mereka merasa cocok. Sebaliknya, orang yang berhasil mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan bertindak dan berusaha untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Orang yang hanya tertarik pada suatu hal biasanya menunjukan ketertarikannya pada kata-kata yang mereka ucapkan, sedangkan orang-orang yang berkomitmen akan menunjukkannya dalam sikap dan tidakan.

Selama Anda hanya masih menginginkan sesuatu namun tidak memiliki komitmen untuk mendapatkannya, maka selama itu pula Anda tidak akan berhasil mendapatkannya.


BAB 4. MEMANFAATKAN WAKTU SECARA EFEKTIF

Sangat penting apabila Anda mula memanfaatkan waktu Anda untuk meningkatkan dan mengembangkan diri Anda.

Jeremy Nolan bekata, “rahasia sukses dalam hidup adalah siap memanfaatkankesempatan ketika kesempatan itu datang”.

Salah satu bagian dari proses mengembangkan diri Anda adalah memanfaatkan umpan balik. Umpan balik tersebut dapat bersifat positif juga negatif.

Umpan balik yang positif, biasanya membantu orang mempertahankanlevel motivasi yang tinggi. Sebaliknya, umpan balik yang negatif, mungkin akan mendorong orang untuk mempertanyakan dan memikirkan ulang semua kegiatan atau tindakan yang telah dilakukan.

Umpan balik, jika didengarkan adalah aset yang sangat berharga dan Anda butuhkan untuk mendapat apa yang Anda inginkan. Namun, Anda juga harus selektif dan cermat dalam memilih umpan balik yang datang.


BAB 5. KUASAILAH PIKIRAN ANDA

Pemikiran apapun yang mendominasi pikiran Anda akan memberikan dampak yang nyata dan langsung pada tindakan dan sikap Anda.

Janganlah ada kata-kata “saya tidak bisa” atau “saya tidak mampu” atau kata-kata yang merendahkan diri Anda sendiri seperti “saya bodoh”, “saya tidak berbakat” dan lainnya, tetapi ubahlah kata-kata tadi menjadi kalimat “saya bisa”. Janganlah mudah terpengaruh akan kritikan orang lain.

Adapun cara yang digunakan agar pikiran buruk itu hilang dengan melakukan macam aktivitas, seperti berjalan-jalan atau hal positif lainnya. Ketika Anda berpikiran sebagai orang yang percaya diri, maka pikiran Anda akan cenderung mengingatkan Anda kembali pada pengalaman akan rasa percaya diri. Pikirkanlah selalu hal yang positif dan hindarilan untuk berfikiran negatif.


BAB 6. APA YANG ANDA INGINKAN

Banyak orang yang menjalani hidupnya tanpa memiliki arah yang pasti. Dan sangatlah penting untuk menciptakan gambaran yang jelas tentang apa yang Anda inginkan.

Tujuan yang jelas mempengaruhi pikiran kita dan keputusan yang kita buat, maka hal itu dapat menarik berbagai kesempatan yang dapat mengarahkan kita pada tujuan kita itu.

Buatlah gambaran yang lebih detail dan lengkap tentang apa yang Anda inginkan.


BAB 7. MENGEMBANGKAN IMAJINASI ANDA

Imajinasi Anda adalah sumber utama keinginan dan motivasi Anda. Imajinasi juga dapat menjadi sebuah gagasan yang akhirnya akan menjadi sebuah kenyataan.

Banyak prinsip orang “saya akan percaya jika saya telah melihatnya”. Namun memahami “ketika kita percaya maka kita akan melihatnya”.

Kita perlu memahami, bahwa jika kita selalu melihat kebelakang, maka kita tidak akan berkembang.

Gunakanlah waktu beberapa menit setiap hari untuk membayangkan apa yang Anda inginkan. Jika Anda secara terus-menerus mempraktikkanya maka kemampuan Anda akan meningkat.

Ketika Anda merasa takut, bayangkanlah hasil dari pikiran takut itu adalah positif. Anda tidak hanya mengurangi emosi negatif yang di asosiasikan dengan tindakan, namun Anda dapat menghilangkannya dari pikiran Anda.

BAB 8. BERANI BERTINDAK


Sabtu, 10 April 2010

mtk

Rumus Bangun Datar - Matematika

Rumus Bujur Sangkar

Bujur sangkar adalah bangun datar yang memiliki empat buah sisi sama panjang
- Keliling : Panjang salah satu sisi dikali 4 (4S) (AB + BC + CD + DA)
- Luas : Sisi dikali sisi (S x S)

Rumus Persegi Panjang
Persegi panjang adalah bangun datar mirip bujur sangkar namun dua sisi yang berhadapan lebih pendek atau lebih panjang dari

dua sisi yang lain. Dua sisi yang panjang disebut panjang, sedangkan yang pendek disebut lebar.
- Keliling : Panjang tambah lebar kali 2 ((p+l)x2) (AB + BC + CD + DA)
- Luas : Panjang dikali lebar (pl)

Rumus Segitiga
- Keliling : Sisi pertama + sisi kedua + sisi ketiga (AB + BC + CA)
- Luas : Panjang alas dikali pangjang tinggi dibagi dua (a x t / 2)

Rumus Lingkaran
- Keliling : diameter dikali phi (d x phi) atau phi dikali 2 jari-jari (phi x (r + r)
- Luas : phi dikali jari-jari dikali jari-jari (phi x r x r)
- phi = 22/7 = 3,14

Rumus Jajar Genjang atau Jajaran Genjang
- Keliling : Penjumlahan dari keempat sisi yang ada (AB + BC + CD + DA)
- Luas : alas dikali tinggi (a x t)

Rumus Belah Ketupat
- Keliling : Penjumlahan dari keempat sisi yang ada (AB + BC + CD + DA)
- Luas : alas dikali panjang diagonal dibagi 2 (a x diagonal / 2)
- Diagonal : Garis tengah dua sisi berlawanan

Rumus Trapesium
- Keliling : Penjumlahan dari keempat sisi yang ada (AB + BC + CD + DA)
- Luas : Jumlah sisi sejajar dikali tinggi dibagi 2 ((AB + CD) / 2)

Contoh sistem persamaan linear dua variabel:

x + 2y = 10,\,,
3b + 5c = 4d+ 20,\,,
5x - 3y +6 = -9x + 8y+ 4,\,

Sistem Persamaan Linear Dua Variabel

Persamaan linear yang rumit, seperti di sebut di atas, bisa ditulis dengan menggunakan hukum aljabar agar menjadi bentuk yang lebih sederhana. Seperti contoh, huruf besar di persamaan merupakan konstanta, dan x dan y adalah variabelnya.

[sunting] Bentuk Umum

Ax + By + C = 0,\,
dimana konstanta A dan B bila dijumlahkan, hasilnya bukan angka nol. Konstanta dituliskan sebagai A ≥ 0, seperti yang telah disepakati ahli matematika bahwa konstanta tidak boleh sama dengan nol. Grafik persamaan ini bila digambarkan, akan menghasilkan sebuah garis lurus dan setiap garis dituliskan dalam sebuah persamaan seperti yang tertera diatas. Bila A ≥ 0, dan x sebagai titik potong, maka titik koordinat-xadalah ketika garis bersilangan dengan sumbu-x (y = 0) yang digambarkan dengan rumus -c/a. Bila B≥ 0, dan y sebagai titik potong, maka titik koordinat- y adalah ketika garis bersilangan dengan sumbu-y (x = 0), yang digambarkan dengan rumus -c/b.

Bentuk standar

Ax + By = C,\,
dimana, A dan B jika dijumlahkan, tidak menghasilkan angka nol dan A bukanlah angka negatif. Bentuk standar ini dapat dirubah ke bentuk umum, tapi tidak bisa diubah ke semua bentuk, apabila A dan B adalah nol.

Bentuk titik potong gradien

Sumbu-y

y = mx + b,\,
dimana m merupaka gradien dari garis persamaan, dan titik koordinat y adalah persilangan dari sumbu-y. Ini dapat digambarkan dengan x = 0, yang memberikan nilai y = b. Persamaan ini digunakan untuk mencari sumbu-y, dimana telah diketahui nilai dari x. Y dalam rumus tersebut merupakan koordinat y yang anda taruh di grafik. Sedangkan X merupakan koordinat x yang anda taruh di grafik.

Sumbu-x

x = \frac{y}{m} + c,\,
dimana m merupakan gradien dari garis persamaan, dan c adalah titik potong-x, dan titik koordinat x adalah persilangan dari sumbu-x. Ini dapat digambarkan dengan y = 0, yang memberikan nilai x = c. Bentuk y/m dalam persamaan sendiri berarti bahwa membalikkan gradien dan mengalikannya dengan y. Persamaan ini tidak mencari titik koordinat x, dimana nilai y sudah diberikan.

ء-

Sistem persamaan linear lebih dari dua variabel

Sebuah persamaan linear bisa lebih dari dua variabel, seperti berikut ini:

a_1 x_1 + a_2 x_2 + \cdots + a_n x_n = b.

dimana dalam bentuk ini, digambarkan bahwa a1 adalah koefisien, x dan n merupakan variabel dan b adalah konstanta.